a

Saturday, September 22, 2012

Bagaimana Menulis Kerangka Pemikiran Dalam Skripsi

Dalam Penulis Skripsi di fakultas penulis ( Fakultas Ekonomi universitas Methodist Indonesia ) memang telah memiliki pedoman dalam penulisan skripsi, namun masih banyak hal yang masih perlu diperbaiki antara lain :

  • Aturan dalam penggunaan subbab yang masih kurang jelas
  • jarak antar Paragraf
  • Penomoran
  • Pedoman dalam membuat kerangka pemikiran..
Dalam hal yang pertama , kedua dan ketiga diatas okelah bisa kita membuat sesuai dengan standar yang berlaku dari Bahasa Ilmiah sehari hari, namun dalam penulisan kerangka berpikir terkadang penulis juga bingung bagaimana dan semestinya gimana kerangka berpikir yang baik... di fakultas penulis kerangka berpikir dari beberapa skripsi teman yang penulis baca bukanlah merupakan kerangka berpikir yang benar alias asal dibuat,, contohnya : dari Pendahuluan->bab2-> DST.., kalau menurut penulis itu bukanya kerangkan berpikir melainkan urutan penulisan.
 Setelah penulis telusuri dan tanya kenapa begitu, kebanyakan teman penulis berkata "Susah Lae" , "pusing lae" nah untuk membantu teman teman penulis yang katanya susah dan pusing itu maka penulis memberikan tips dalam menulis kerangka berpikir:
Misalnya : Menentukan kerangka berpikir dengan judul skripsi "Audit Manajemen Atas Fungsi Keuangan"
1. Tentukan tujuan dari subjek Penelitian :"Audit Manajemen"
Audit manajemen tujuannya untuk menentukan efektivitas,Efisiensi dan ekonomisasi pengelolaan fungsi keuangan dalam perusahaan..
 2.Tentukan Yang berkepentingan dengan audit manajemen : yang berkepentingan denga audit manajemen tidak lain adalah manajemen perusaah itu sendiri.
3.tentukan tujuan dari tujuan subjek penelitian : tujuan utama dari efisiensi ,ekonomisasi ,efektivitas pengelolaan fungsi keuangan adalah meningkatkan laba.....

jadi dapat kita simpulkan kerangka berpikir atas audit manajemen diatas adalah  :
                                               Kerangka Berpikir Audit Manajemen Fungsi Keuangan
                                                                              
jadi pembacaanya Manajemen memerlukan audit manajemen dalam  fungsi keuangan perusahaan agar tercapai efisiensi , efektivitas dan ekonomisasi sehingga tercapai peningkatan laba..

-Sekian..
Yohannes Napitupulu


No comments:

Post a Comment